Jumat, 26 April 2013

MISTERI KUTUKAN VILLA (HOROR) part 1

                             ~MISTERI KUTUKAN VILLA TAK BERTUAN~
Part1


Kisah ini bermula dari sebuah peristiwa berdarah yg terjadi di sebuah villa,peristiwa­ itu terjadi sekitar 6 th yg lalu.
Setelah kejadian itu tak pernah ada yg berani menempati villa itu,jangan kan menempati melewat pun tak berani.
Konon siapa pun orang yg berani masuk ke villa itu maka jangan harap bisa keluar lagi.
Tersiur kabar bahwa villa itu di kutuk pemilik'y sebelum mati dengan tragis.
Tp entah lah karna sampai saat ini tak pernah ada yg mencari tau atau pun ingin tau tentang villa itu.
Hingga pada suatu malam tepat 6 th dari peristiwa itu,aku(stevi) dan 4 teman ku sebut saja Bagas,dipta,ran­y dan kiky datang untuk berlibur ke desa namun naas mobil yg kami tumpangi tiba2 mogok.
Suasana malam yg dingin dan gerimis yg membasahi bumi serta jalanan yg sepi membuat suasana jadi mencekam.

"Sial,kenapa ni mobil tiba2 mogok"
gerutu bagas sambil sesekali mencoba menstater mobil'y

"kenapa gas,ada masalah?"tanya ku kepada bagas

"gak tau ni mobil tiba2 berhenti gitu aja"
jawab bagas sambil tetap mencoba menstater mobil

"coba lu cek mesin nya gas!"
saran dipta

sedangkan rany dan kiky masih terlelap tidur,
aku sapukan pandangan ke setiap sudut jalan. Suasana'y begitu sepi
seperti desa mati.
Aku beinisiatif turun dari mobil karna udara di mobil tiba2 menjadi panas.
Di ikuti oleh bagas yg jg turun untk mengecek mesin mobil.
Dari jauh terdengar lolongan anjing yg bersahutan,pera­san ku mulai tak enak aku mempunyai firasat yg buruk.

"kenapa di tempat seperti ini sih."
gumam ku dalam hati

"gas coba lu cari bantuan gih"
aku menyuruh bagas untuk pergi mencari bantuan.

"bantuan dari mana? Tempat sepi gini"
jawab bagas sewot

"coba lu tlp temen lu gas,buat ngirim bantuan kesini"
imbuh dipta

lalu tanpa basa basi bagas mengeluarkan hp dr saku celana nya

"sial gak ada sinyal lagi"
gumam bagas

"trus gimana dong gas?"
aku mulai gelisah
di tambah suasana tempat yg membuatku takut

dari kejauhan ku lihat seberkas cahaya penerangan.

"eh lihat deh gas,kayakny ada rumah di situ"tunjuk ku ke arah sumber cahaya

"bener gas liat ada cahaya di sana"
sambung dipta

"ya udah kita kesana yo,sapa tau kita dapat bantuan,lagian malam semakin gelap hujan juga kayak'y gak bakal berhenti"
saran bagas

"ya udah bangunin kiki ama rany noh,tidur kok kaya kebo ampe pules banget"
ledek ku,
dipta dan bagas pun tertawa.
Setelah membangunkan kiki dan rani kami bergegas menuju sumber cahaya.
Di tengah jalan tiba2 saja petir bersambaran menandankan hujan akan turun lebih deras,angin pun bertiup cukup kencang.

"hadoh,apes banget sih kita" oceh rani yg sesekali sibuk dgn highelsnya karna harus beradaptasi dgn jalanan yg becek

"iya nih mana suasana serem lagi"
imbuh kiki

tak sampai 5 menit kami sudah ada di halaman sebuah rumah berlantai dua,
perasan ku kulai tak enak.
Aneh rumah ini berdiri jauh dari pemukiman warga.

"gas kita balik ke mobil aja yu,perasan gue gak enak"
perasan ku benar2 gelisah entah apa yg akan terjadi pada kami tp aku merasa tak enak hati

"lho knp? Kita kan mo nyari bantuan" ucap bagas
"iya yo masuk"timbal dipta

sementara kyki dan rani sepertinya tak bnyak mempedulikan suasana

"gue pengen balik ke mobil"
rengek ku,entah kenapa jangan kan masuk melihat rumah ini saja aku merasa takut

Duar...gr..gr..­gr duar

suara petir semakin bersahutan,dan hujan pun turun dgn deras nya.
Mau tak mau aku pun melangak menuju teras rumah itu

tok... Tok...tok
"Assalamualaiku­m,permirisi"
ucap bagas sambil mengetuk pintu

tapi tak terdengar sahutan dari dalam
bahkan hampir 15 menit pun tak ada orang yg membukakan pintu

ku amati sekeliling halaman rumah itu dan tak senaja aku menoleh sebuah papan betuliskan
"villa delima"

"gas ternyata ini bukan rumah"
ucap ku kepada bagas

"ya apalah namanya yg penting mana orang nya?"
jawab bagas kecut
"mungkin tidur"
tukas rani

"jangan2 ini villa hantu stev"
ucap kiky

"alah percaya aja ama yg gituan"
cibir dipta

"hus jangan pada ngaco deh"
aku mencoba memecah suasana
dengan memutar mp3 dri handphone ku

"eh gas coba ketuk lagi pintu nya deh"
saran dipta sambil sesekali memainkan handphone nya

tok...tok...tok
"permisi"
ucap bgas untuk kesekian kalinya.
"helow ada orang'y gak sih?"tambah kiky

krek....kkkk
bagas mencoba membuka gagang pintu,dan ternyata pintu tak terkunci

dan apa yg terjadi?
TO BE CONTINUE MBER
so stay tuneup di sini

1 komentar:

 
Copyright © . kisah cerita blog - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger